Tentang Kita

Tanggal 18 november 2006 pukul 19.40 saya dan seorang teman saya memulai sebuah pembicaraan yang tak pernah kami bayangkan bisa mengubah cara pandang dan pikiran kami pada masa depan kami, saat itu pembicaraan kami adalah tentang apakah yang akan kami lakukan ketika kami lulus dari studi kami di universitas brawijaya malang. Saat itu yang kami bicarakan adalah betapa berat dan panjangnya usaha kami jika kami menjadi seorang lulusan S1 yang mencoba peruntungan mencari pekerjaan di Indonesia, ya kami membicarakan Indonesia karena kami memang lelaki yang berani mengambil resiko untuk bekerja dimanapun asal kami bias membanggakan orangtua kami yang sudah susah payah mendanai kami hingga kami meraih gelar S1. Minim lowongan pekerjaan,persaingan baik yang sehat dan tidak sehat (sogokan),upah yang rendah,dan kemungkinan pekerjaan yang tidak sesuai dengan prinsip disiplin ilmu kami yang membuat kami akhirnya berfikir negative untuk menjadi seorang pekerja,dalam hal ini orang bayaran (Employee).
Kami sepakat untuk berfikir sebagai seorang yang mampu membayar dirinya sendiri, yang waktu itu terpikir adalah bagaimana,apa,siapa,dimana,kapan kami melakukannya? Akhirnya kami menyusun daftar apa yang akan kami lakukan. Dan terpilihlah sebuah ide untuk membentuk sebuah badan usha yang bergerak dibidang kuliner yang dimana saya berperan dibidang produksi dan teman saya dibidang pemasaran. Dan kuliner yang kami pilih adalah makanan sekunder yang sifatnya sebagai selingan tetapi cukup mengenyangkan dan ini masih  jarang atau belum populer di daerah kami yaitu sekitar kota malang raya kuliner yang kami pilih adalah “Kue BROWNIES KUKUS COKLAT” yang resepnya adalah asli dari pikiran saya yang saya sempurnakan dari resep-resep perusahaan kue terkenal di sekitar jawa barat tepatnya kota bandung dimana kue ini sudah populer.
Tepatnya tanggal 9 desember 2006 kami mulai memasarkan produk kami yang kami beri merk dagang kami “Si-QiQi Brownies” saat itu kami belum punya badan hukum dan modal yang kami keluarkan tergolong sangat kecil yaitu sekitar Rp 300.000 ,- dan sebagian besar digunakan untuk bahan baku kue,alat masak masih kami pinjam dari ibu kost kami,karena memang saat itu kami masih kost dan ibu kost kami adalah orang yang sangat baik dan supportif kepada kami.  Saat itu kami hanya memasarkan kepada teman dan kenalan kami. Ternyata prospek dan tanggapan dari konsumen lumayan baik dan antusias selama hampir sebulan keuntungan yang kami dapat cukup berlipat dan kami pun dapat memperluas jangkauan pasar kami. “Si-QiQi Brownies” menggunakan sistem penjualan “Direct-Selling by point” yaitu sistem penjualan retail dari pabrik langsung kepada konsumen kami yang dimaksud adalah kost-kost teman dan kenalan kami. Dari sekitar 20 pasar akhirnya dalam waktu relatif  singkat bisa berkembang menjadi sekitar 50 pasar (kost) hal ini terjadi tanpa penambahan modal, jadi keuntungan yang kami dapat langsung kami putar menjadi modal tambahan.
Perjuangan berat kami rasakan selama kurang lebih 3 bulan usaha ini berjalan sampai suatu saat seorang teman kami ikut bergabung dan membantu penambahan modal pada perusahaan ini.dan modal tersebut mampu meningkatkan produksi dan perluasan jaringan pasar kami. Hingga sekarang kami sudah pindah ke sebuah rumah kontrakan yang disana dijadikan tempat produksi. Tepat tanggal 9 desember 2007 “Si-QiQi Brownies ” sudah berusia setahun dan banyak sekali yang berkembang dari usaha ini .  Dimulai dengan produksi dalam jumlah yang kecil dengan peralatan yang masih pinjam dan dana yang terbatas jadi persediaan bahan baku pun masih sedikit,lalu keadaan seiring mulai berkembang dengan adanya tambahan modal sehingga kita bias membeli peralatan yang lebih lengkap dan menyimpan persediaan yang lebih banyak sehingga jumlah produksi pun mulai meningkat seiring dengan permintaan konsumen yang semakin tinggi.selama beberapa bulan kami menjalankan masih di tempat kost kami,sampai pada bulan juli 2007 kami akhirnya pindah ke sebuah rumah kontrakan yang masih kami cicil hingga saat ini.

Usaha ini berjalan bukan berarti tanpa hambatan melihat perkembanganya yang menjanjikan, kami pun merasakan perjuangan yang sangat berat mengingat kenaikan harga yang melambung pada sektor bahan baku kami yaitu Terigu,Gula,Telur,Mentega,Coklat terhitung bulan November 2007 kami menghadapi kenyataan bahwa usaha kami sedang di ujung kebangkrutan, mengingat harga bahan baku rata-rata naik hingga 40% yang membuat kami sangat sulit untuk  berkembang. Karena kami masih punya program kerja dan target yang belum tercapai hingga saat ini. Dan kami pun maih ingin memberikan peluang kerja bagi teman-teman sesama mahasiswa/i yang ikut serta dalam perkembangan bisnis ini yang sebagian besar dari mereka berperan sebagai agen penjualan produk kami. mungkin jika banyak dari teman-teman ingin ikut membantu dalam hal apa pun silahkan hubungi kami…

terimakasih atas perhatian teman-teman yang sudah pernah mencoba merasakan citarasa khas Si-QiQi Brownies semoga kepuasan itu tetap bisa membuat kami melayani anda dengan sebaik-baiknya..


Satu Tanggapan to “Tentang Kita”

  1. Saya sangat appreciate atas usaha kalian. Sebagai mahasiswa, kalian udan memeikirkan jauh ke depan. Mudah2an apa yang kalian lakukan mendapat ridha dari Tuhan YME dan mendaji motivasi dari temen2 lain, khususnya para mahasiswa. Sukses selalu, dan jangan lupa untuk terus berkresasi serta meningkatkan kualitas produk. Bravo “Si QiQi”.

Tinggalkan Balasan